Singgah, Lalu Hilang
Script film pendek karya Fakhri Alqolbi
Durasi : 15 Menit
Genre : Romance, Slice of Life
Tone : Hangat, Realistis, Sedikit Melankonis
Karakter :
Ara (23) : Perempuan, Tenang, Overthingking, Suka Menulis
Bian (24) : Laki – Laki, Santai, Hangat, Spontan
SINOPSIS
Di sebuah halte pada pukul 17.30, Ara dan Bian bertemu berulangkali tanpa rencana, percakapan kecil dan kehadiran sederhana perlahan menunjukan rasa yang tidak pernah diucapkan.Rutinitas itu menjadi hal yang diam – diam mereka tunggu setiap hari. Hingga suatu waktu, Bian menghilang tanpa kabar, meninggalkan Ara dalam penantian yang sunyi.
Ketika akhirnya kembali, Bian Membawakan Kenyataan bahwa ia harus pergi. Dari pertemuan singkat itu, Ara belajar bahwa tidak semua yang datang harus tinggal – ada yang hadir hanya untuk mengajarkan cara melepaskan dan melanjutkan hidup.
SCENE 1
Set : Halte + Langit Pukul 17.30
Durasi : 1 Menit
(Ara duduk sendiri sambil menulis di buku kecil, lalu Bian datang dan berdiri di dekatnya)
Bian : (Melihat jam tangan) Telat lagi ya bus nya
(Ara hanya tersenyum kecil, tanpa melihat)
Ara : Atau kita yang terlalu cepat waktu
(Bian Tertawa Pelan)
SCENE 2
Montage Kebersamaan
Durasi : 3 Menit
Mereka duduk bersebelahan, diam
Kadang ngobrol ringan
Kadang Cuma liat jalan
Selalu di jam yang sama 17.30
Ara (V.O) : Ada Orang orang yang datang untuk mengubah hidup Kita, Tapi cukup untuk bikin kita menunggu hari berikutnya.
SCENE 3
Set ; Hari Berikutnya
Durasi :
(Bian Membawa Kopi)
Bian : (Memberikan kopi untuk Ara) Hari ini aku tepat waktu, Bahkan lebih.
(Ara menerima kopi)
Ara : Kamu selalu datang, atau cuma kebetulan?
Bian : Kalau aku bilang sengaja?
(Ara diam, sedikit gugup)
SCENE 4
Set : Jalan kecil + senja
Durasi :
(Mereka berjlan bersama, bukan naik bus)
Ara : Aku biasanya naik bus.
Bian : Hari ini jalan aja.
(Hening)
Ara : Kita bahkan gatau apa apa tentang satu sama lain.
Bian : Kadang yang kita gatau justru bikin nyaman.
SCENE 5
Set : Kamar Ara + Malam
(Ara menulis di bukunya : “Dia datang jam 17.30, dan entah kenapa, aku mulai menunggu.”)
SCENE 6
Set : Halte + Sore + Hari berikutnya
Durasi :
(Ara datang menunggu, Jam menunjukan pukul 17.30, Lalu 17.40, 18.00, dan Bian pun tak kunjung datang)
SCENE 7
Set : Hari berukutnya
Durasi : 2 Menit
Hari berikutnya : Ara tetap datang
Hari berikutnya lagi : Tetap sendiri
Kursi kosong di sampingnya
Ara (V.O) : Ternyata…yang datang tanpa janji… juga bisa pergi tanpa pamit.
SCENE 8
Set : Halte + Hujan ringan
Durasi :
(Ara tetap duduk, lalu Bian Datang dengan keadaan basah kehujanan)
Bian : Basah, sedikit terburu
Ara : (Terkejut) Kamu… kemana aja?
(Bian Tersenyum Tipis)
Bian : Aku kira…kamu gabakal nunggu.
Ara : Aku juga kira kamu gabakal balik.
(Hening Hujan)
SCENE 9
Set : Countinuous
Durasi :
Bian : Aku harus pindah kota.
(Ara terdiam)
Bian : (Lanjut) Besok.
(Sunyi)
SCENE 10
Set : Close up – Ara
Durasi :
(Air mata tidak jatuh, tapi terasa)
Ara : Kenapa baru bilang sekarang?
Bian : Karena… Kalau dari awal aku tahu ini bakal selesai, mungkin aku gak akan pernah mulai.
SCENE 11
Set : Halte + Senja
Durasi :
(Langit Sangat Indah)
Bian : Kamu akan tetap datang jam 17.30?
Ara : Mungkin
Bian : Jangan
(Ara menatap Bian)
Bian : (Lanjut) Cari waktu baru dan cerita baru.
SCENE 12
Set : Momen diam
Durasi :
(Bian Mendekat ke arah Ara sedikit, tidak pelukan, tidakada ciuman, hanya kehadiran)
SCENE 13
Set : Halte + Beberapa hari kemudian
Durasi :
(Jam menunjukan 17.30)
(Bian melihat kearah halte namun Ara pun tidak ada di sana)
SCENE 14
Set : Taman + Sore (17.30)
Durasi :
(Ara duduk ditempat baru lalu menulis lagi sambil tersenyum kecil)
SCENE 15
Set : Fotage Halte + Ara duduk sediri
Ara(V.O) : Ada yang datang untuk tinggal, ada yang datang untuk mengajarkan… cara melepaskan
SCENE 16
Set : Fotege langit + Fade out
“Tidak semua yang singkat… berarti tidak berarti”
SELESAI
Komentar
Posting Komentar